Wednesday, 28 June 2017

Pendidikan Indonesia, Kekurangan Jam Tatap Muka Guru Bisa Dikonversi dengan Kegiatan Lain

Intipendidikan.com --- Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 19 tentang Perubahan Nomor 74 2008 tentang Guru mempermudah guru untuk memenuhi ketentuan minimal 24 jam tatap muka karena 24 jam tersebut tidak hanya dilakukan di dalam kelas, tetapi juga di luar kelas. Kegiatan di luar kelas tersebut bisa dikonversi menjadi jam tatap muka. Dari 5M kegiatan pokok guru, 2M di antaranya bisa dikonversi ke dalam jam tatap muka, yaitu membimbing dan melatih peserta didik, dan melaksanakan tugas tambahan.


 Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK) Kemendikbud, Sumarna Surapranata mencontohkan, seorang guru pendidikan formal juga bisa mengajar untuk pendidikan nonformal atau kesetaraan, misalnya Paket A, B, atau C. Kegiatan mengajarnya itu bisa dikonversi maksimal enam jam tatap muka.

Berdasarkan Pasal 15 PP Nomor 19 tahun 2017, pemenuhan beban kerja sebagai guru dapat diperoleh dari ekuivalensi beban kerja tugas tambahan guru. Untuk tugas tambahan guru yang menjadi wakil kepala sekolah; ketua program keahlian di SMK; kepala perpustakaan; kepala laboratorium, bengkel, atau unit produksi sekolah, bisa dikonversi menjadi 12 jam tatap muka. Kemudian untuk tugas tambahan bagi guru yang menjadi pembimbing khusus pada satuan pendidikan yang menyelenggarakan pendidikan inklusi atau pendidikan terpadu, bisa dikonversi menjadi enam jam tatap muka. Terakhir, untuk tugas tambahan yang terkait dengan pendidikan di sekolah, bisa dikonversi paling banyak enam jam tatap muka.

Pranata mengatakan, kegiatan lain di luar kelas yang masih berkaitan dengan pembelajaran siswa juga bisa dikonversi ke dalam jam tatap muka. Misalnya guru berinisiatif membawa siswanya ke pasar. Perjalanan dari sekolah ke pasar, kegiatan di pasar, hingga kembali ke sekolah yang menghabiskan waktu beberapa jam itu bisa dikonversi ke dalam jam tatap muka. Dengan membawa siswa ke pasar, guru bisa mengajarkan siswa belajar tentang jual beli, ilmu ekonomi, hingga belajar berbisnis.

“Nggak fair ketika guru membawa siswanya ke pasar, tetapi dia tetap harus memenuhi 24 jam tatap muka. Padahal membawa anak ke pasar juga dalam rangka Penguatan Pendidikan Karakter dengan tema kemandirian, antara lain kewirausahaan,”.

Jadi bagi yang jam tatap mukanya kurang,  jangan khawatir lagi ya,  jika bermanfaat silahkan di share ya.
Semoga bermanfaat, Jabat Erat Intipendidikan.com 

Tuesday, 27 June 2017

Pendidikan Indonesia, Siapkan Diri Tahun 2018 Kemenag Susun Roadmap PKB Bagi Guru PAI

Intipendidikan.com  (Pendis) - Kementerian Agama melalui Direktorat Pendidikan Agama Islam Ditjen Pendidikan Islam rencananya akan menggulirkan kebijakan Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) bagi Guru PAI mulai tahun 2018. Hal ini sebagaimana yang disampaikan oleh Kasubdit PAI pada SMA/SMALB/SMK Unang Rahmat, pada Kegiatan Peningkatan Kompetensi Guru PAI SMA/SMK Angkatan 2 di Banjarmasin.


"Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan insya Allah akan dilaksanakan mulai tahun 2018. Pola pembinaan ini akan dilaksanakan secara terus-menerus dan berkesinambungan, dari jenjang satu kompetensi ke kompetensi lainnya, mengikuti pola umum Continuous Professional Development (CPD)," ujar Unang.

Unang Rahmat menyebutkan bahwa ada 3 (tiga) area yang akan menjadi penekanan program, yakni pengembangan diri, publikasi ilmiah, dan karya inovasi. Ia menambahkan bahwa Program PKB ini akan diawali dengan langkah penilaian awal (semacam UKG) untuk memetakan kompetensi setiap Guru PAI.

"Dengan program ini, Direktorat Pendidikan Agama Islam diharapkan akan memiliki basis data yang rinci mengenai kebutuhan pengembangan keprofesian Guru PAI yang menjadi sasaran pembinaannya," ujarnya.
Kegiatan Peningkatan Kompetensi Guru PAI pada SMA/SMK Angkatan 2 dilaksanakan selama 3 (tiga) hari, tanggal 14 s/d 16 Juni 2017 bertempat di Hotel Golden Tulip Banjarmasin, dan diikuti oleh sebanyak 50 orang Guru PAI SMA/SMK se-Provinsi Kalimantan Selatan.

Semoga bermanfaat, Jabat Erat Intipendidikan.com 

Monday, 26 June 2017

Pendidikan Indonesia, Info Pemberkasan Sertifikasi Guru Triwulan 2

Intipendidikan.com - Salam data tepat dan akurat,  sebelumnya saya pribadi mengucapakan selamat hari Raya Idul Fitri Mohon Maaf lahir Dan Batin,  mungkin selama ini ada tulisan tulisan saya yang kurang berkenan di hati para pembaca semuanya,  sekali lagi dari lubuk hati yang terdalam saya mohon maaf.


Baiklah,  selama bulan juni ini sekolah sudah libur kenaikan kelas dan libur hari raya,  tapi ada satu elmen sekolah yang tidak pernah libur,  selalu bekerja sepenuh hati walaupun selalu dipandang sebelah mata,  bahkan jabatannya pun masih menggantung. 

Siapa lagi kalau bukan Operator Sekolah,  pada liburan ini beberapa pekerjaan sudah menunggu,  diantaranya,  pengisian nilai dapodik,  nilai ijazah,  pembuatan SKHUS, Penerimaan Siswa Baru dan sekarang pemberkasan sertifikasi bagi guru ~ guru yang berbahagia,  karena sebentar lagi dompet akan terisi lagi,  hahaha,  tanpa harus lembur dikala libur. 

Langsung saja saya kasi info lengkapnya,  jujur saja saya malas membicarakan guru guru ini,  cuma bisa terima beres,  setelah usaha para OPS mengisi rekening mereka,  seakan akan mereka amnesia mendadak lupa siapa yang berada di belakang mereka. 

Download Revisi Pemberkasan Sertifikasi Triwulan  2 2017 DISINI

Semoga bermanfaat, Jabat Erat Intipendidikan.com 

Pendidikan Indonesia, 24 jam Tatap Muka Tidak Lagi Jadi Persyaratan Tunjangan Profesi Guru

Intipendidikan.com --- Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 19 tentang Perubahan Nomor 74 tahun 2008 tentang Guru telah diterbitkan pada 30 Mei 2017. Salah satu perubahan yang mendasar adalah mengenai kebijakan pemenuhan 24 jam tatap muka yang sekarang tidak lagi menjadi persyaratan untuk mendapatkan tunjangan profesi bagi guru.


Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK), Sumarna Surapranata mengatakan, dengan diberlakukannya kebijakan baru itu, guru tidak akan lagi meninggalkan sekolah untuk pemenuhan beban kerja 24 jam tatap muka. “Selama guru berada di sekolah dan/atau di luar sekolah untuk melaksanakan kegiatan intrakurikuler, kokurikuler, dan ekstrakurikuler, maka guru mendapatkan haknya untuk menerima tunjangan profesi,” ujar Pranata saat jumpa pers di Kantor Kemendikbud, Jakarta, Jumat (16/6/2017).

Pranata menuturkan, pemenuhan jam kerja selama 40 jam per minggu termasuk waktu istirahat selama setengah jam yang dilaksanakan keseluruhannya pada satu satuan pendidikan, dilakukan untuk melaksanakan beban kerja guru, yaitu 5M. Beban Kerja Guru tersebut paling sedikit memenuhi 24 jam tatap muka dan paling banyak 40  jam tatap muka dalam satu minggu.

Dalam Pasal 52 PP Nomor 19 Tahun 2017 disebutkan bahwa Beban Kerja Guru mencakup lima kegiatan pokok, yaitu merencanakan pembelajaran atau pembimbingan; melaksanakan pembelajaran atau pembimbingan; menilai hasil pembelajaran atau pembimbingan; membimbing dan melatih peserta didik; dan melaksanakan tugas tambahan yang melekat pada pelaksanaan kegiatan pokok sesuai dengan beban kerja guru.

Semoga bermanfaat, Jabat Erat Intipendidikan.com 

Friday, 23 June 2017

Pendidikan Indonesia, Kado Lebaram Buat OPS, Dapodik 2017.d Siap Rilis

Intipendidikan.com - Siap-siap bagi rekan-rekan OPS Seindonesia karena THR Buat rekan-rekan akan segera muncul,  hahaha,  ingat bukan berupa uang atau parcel ya,  tetapi Rilis terbaru Dapidik. Berdasarkan informasi resmi dari yang dimuat dalam website dapodikdasme, Tim Dapodik Pusat sebentar lagi akan melakukan Rilis Aplikasi Dapodik Versi 2017.d.


Pembaruan aplikasi dapodik ini dilakukan guna untuk menyambut Tahun Pelajaran baru 2017/2018 pada bulan Juli nanti.

Maka dari itu, sembari menanti rilis resmi (nanti akan saya update jika sudah rilis) tim dapodik sekolah haruslah mempersiapkan berbagai data sekolah yang nantinya akan diinputkan ke dalam aplikasi dapodik versi terbaru.

Rilis Aplikasi Dapodik Versi 2017.d

Satu hal utama yang perlu anda lakukan ialah sinkronisasi Aplikasi dapodik 2017.c, sebab data yang diambil terakhir (cut off dapodik) ialah maksimal tanggal 30 Juni 2017.

Untuk menyambut Rilis Aplikasi Dapodik Versi 2017.d, ada beberapa hal yang harus anda persiapkan sesegera mungkin, yaitu:

1. Melakukan Sinkronisasi Aplikasi Dapodik Versi 2017c Maksimal Tanggal 30 Juni 2017

Untuk para Operator Dapodik sekolah diharapkan agar segera menyelesaikan proses input data nilai Rapor peserta didik. Kemudian silahkan segera melakukan proses sinkronisasi data sebelum memasuki tanggal 30 Juni 2017 pukul 23.59 WIB. Hal tersebut sesuai dengan apa yang tercantum di dalam Surat Edaran dari Direktorat Jendral Pendidikan Dasar dan Menengan (Dirjen Dikdasmen) yang bernomor: 3623/D.D1/TU/2017 mengenai Perpanjangan Batas Waktu Pengisian Nilai Rapor di dalam Aplikasi Dapodikdasmen. Di situ dijelaskan bahwa tenggat waktu untuk pengisian nilai rapor peserta didik dilanjutkan sampai dengan tanggal 30 Juni 2017.

2. Server Aplikasi Dapodikdasmen akan OFF (Berhenti Sementara) Mulai Tanggal 30 Juni 2017

Lantaran adanya proses maintenance rutin pada Server aplikasi Dapodikdasmen, maka server akan down/off mulai pada tanggal 30 Juni 2017 tepatnya pukul 00.00 WIB. Sehingga semua Sekolah TIDAK DIIZINKAN untuk melakukan proses sinkronisasi data.

3. Proses Kelulusan dan Input Data Peserta Didik Baru dilakukan dengan Menggunakan Aplikasi Dapodikdasmen Versi 2017.d

Perlu anda ketahui bahwa sekarang ini sedang dilakukan proses pengujian terhadap Aplikasi Dapodikdasmen versi 2017.d yang akan dipersiapkan guna pemutakhiran data sekolah untuk Tahun Pelajaran 2017/2018. Maka dari itu proses periodical yang berupa proses meluluskan peserta didik pada  tahun pelajaran 2016/2017, proses kenaikan kelas peserta didik, dan proses memasukkan data peserta didik baru tahun pelaran 2017/2018 akan dilakukan sesudah versi baru Aplikasi Dapodik resmi dirilis.

4. Silahkan Tunggu Pengumuman Resmi Rilis Aplikasi Dapodikdasmen Versi 2017.d

Aplikasi Dapodikdasmen versi terbaru yaitu 2017.d akan secara resmi dirilis pada awal tahun pelajaran baru 2017/2018 dan akan secara resmi diumumkan melalui website: http://dapo.dikdasmen.kemdikbud.go.id . Rilis Aplikasi Dapodik Versi 2017.d sekaligus akan menandai mulai beroperasinya kembali server aplikasi Dapodikdasmen secara normal sehingga proses sinkronisasi data dengan menggunakan Aplikasi Dapodikdasmen Versi 2017.d bisa dilakukan secara normal kembali.

Semoga bermanfaat ya,  Jabat Erat Intipendidikan.com. 

Pendidikan Indonesia, Kado Lebaran Buat OPS, Dapodik 2017.d Siap Rilis

Intipendidikan.com - Siap-siap bagi rekan-rekan OPS Seindonesia karena THR Buat rekan-rekan akan segera muncul,  hahaha,  ingat bukan berupa uang atau parcel ya,  tetapi Rilis terbaru Dapidik. Berdasarkan informasi resmi dari yang dimuat dalam website dapodikdasme, Tim Dapodik Pusat sebentar lagi akan melakukan Rilis Aplikasi Dapodik Versi 2017.d.


Pembaruan aplikasi dapodik ini dilakukan guna untuk menyambut Tahun Pelajaran baru 2017/2018 pada bulan Juli nanti.

Maka dari itu, sembari menanti rilis resmi (nanti akan saya update jika sudah rilis) tim dapodik sekolah haruslah mempersiapkan berbagai data sekolah yang nantinya akan diinputkan ke dalam aplikasi dapodik versi terbaru.

Rilis Aplikasi Dapodik Versi 2017.d

Satu hal utama yang perlu anda lakukan ialah sinkronisasi Aplikasi dapodik 2017.c, sebab data yang diambil terakhir (cut off dapodik) ialah maksimal tanggal 30 Juni 2017.

Untuk menyambut Rilis Aplikasi Dapodik Versi 2017.d, ada beberapa hal yang harus anda persiapkan sesegera mungkin, yaitu:

1. Melakukan Sinkronisasi Aplikasi Dapodik Versi 2017c Maksimal Tanggal 30 Juni 2017

Untuk para Operator Dapodik sekolah diharapkan agar segera menyelesaikan proses input data nilai Rapor peserta didik. Kemudian silahkan segera melakukan proses sinkronisasi data sebelum memasuki tanggal 30 Juni 2017 pukul 23.59 WIB. Hal tersebut sesuai dengan apa yang tercantum di dalam Surat Edaran dari Direktorat Jendral Pendidikan Dasar dan Menengan (Dirjen Dikdasmen) yang bernomor: 3623/D.D1/TU/2017 mengenai Perpanjangan Batas Waktu Pengisian Nilai Rapor di dalam Aplikasi Dapodikdasmen. Di situ dijelaskan bahwa tenggat waktu untuk pengisian nilai rapor peserta didik dilanjutkan sampai dengan tanggal 30 Juni 2017.

2. Server Aplikasi Dapodikdasmen akan OFF (Berhenti Sementara) Mulai Tanggal 30 Juni 2017

Lantaran adanya proses maintenance rutin pada Server aplikasi Dapodikdasmen, maka server akan down/off mulai pada tanggal 30 Juni 2017 tepatnya pukul 00.00 WIB. Sehingga semua Sekolah TIDAK DIIZINKAN untuk melakukan proses sinkronisasi data.

3. Proses Kelulusan dan Input Data Peserta Didik Baru dilakukan dengan Menggunakan Aplikasi Dapodikdasmen Versi 2017.d

Perlu anda ketahui bahwa sekarang ini sedang dilakukan proses pengujian terhadap Aplikasi Dapodikdasmen versi 2017.d yang akan dipersiapkan guna pemutakhiran data sekolah untuk Tahun Pelajaran 2017/2018. Maka dari itu proses periodical yang berupa proses meluluskan peserta didik pada  tahun pelajaran 2016/2017, proses kenaikan kelas peserta didik, dan proses memasukkan data peserta didik baru tahun pelaran 2017/2018 akan dilakukan sesudah versi baru Aplikasi Dapodik resmi dirilis.

4. Silahkan Tunggu Pengumuman Resmi Rilis Aplikasi Dapodikdasmen Versi 2017.d

Aplikasi Dapodikdasmen versi terbaru yaitu 2017.d akan secara resmi dirilis pada awal tahun pelajaran baru 2017/2018 dan akan secara resmi diumumkan melalui website: http://dapo.dikdasmen.kemdikbud.go.id . Rilis Aplikasi Dapodik Versi 2017.d sekaligus akan menandai mulai beroperasinya kembali server aplikasi Dapodikdasmen secara normal sehingga proses sinkronisasi data dengan menggunakan Aplikasi Dapodikdasmen Versi 2017.d bisa dilakukan secara normal kembali.

Semoga bermanfaat ya,  Jabat Erat Intipendidikan.com. 

Thursday, 22 June 2017

Pendidikan Indonesia, Surat Terkait Persiapan Pergantian Tahun Pelajaran 2017/2018

Intipendidikan.com Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Pada saat ini kita memasuki akhir Tahun Pelajaran 2016/2017 dan menjelang memasuki Tahun Pelajaran Baru 2017/2018 pada bulan Juli 2017 nanti. Pergantian tahun pelajaran adalah momen besar bagi sekolah dimana sekolah telah meluluskan dan mengantarkan anak didiknya untuk menempuh pendidikan di jenjang berikutnya. Sejalan dengan itu juga terjadi proses kenaikan tingkat pada para siswa dan telah juga melakukan proses penerimaan siswa baru. Sebuah pekerjaan besar yang akan terus berulang setiap tahunnya.


Semua proses periodikal yang dilaksanakan tersebut juga harus diikuti dengan melakukan proses dan pemutakhiran data pada sistem pendataan Dapodik, oleh karenanya pergantian tahun ajaran baru juga merupakan momen penting bagi pendataan Dapodik. Secara teknis akan dilakukan beberapa proses transaksi dalam rangka pemutakhiran data pada tahun pelajaran yang baru. Untuk itu beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh para Operator Dapodik sebagai berikut:

1. Sinkronisasi Aplikasi Dapodik Versi 2017c Sampai Dengan Tanggal 30 Juni 2017
Operator Dapodik agar segera menyelesaikan input data nilai Rapor dan melakukan sinkronisasi sebelum tanggal 30 Juni 2017 pukul 23.59 WIB. Hal ini sesuai dengan Surat Edaran Dirjen Dikdasmen Nomor: 3623/D.D1/TU/2017 tentang Perpanjangan Batas Waktu Pengisian Nilai Rapor di Dapodik bahwa tenggat waktu pengisian nilai rapor dilanjutkan hingga tanggal 30 Juni 2017.

2. Server Dapodikdasmen akan OFF Mulai Tanggal 30 Juni 2017
Sehubungan akan dilakukannya maintenance rutin pada Server Dapodikdasmen, maka server akan down mulai tanggal 30 Juni 2017 pukul 00.00 WIB. Sekolah TIDAK DIIZINKAN melakukan sinkronisasi.

3. Proses Kelulusan dan Input Data Siswa Baru dilakukan pada Aplikasi Dapodikdasmen Versi 2017.d
Pada saat ini tengah dilakukan pengujian Aplikasi Dapodikdasmen versi 2017.d  yang dipersiapkan untuk pemutakhiran data di Tahun Pelajaran 2017/2018. Maka proses periodical berupa proses meluluskan siswa tahun pelajaran 2016/2017, proses kenaikan kelas, dan proses memasukkan data siswa baru tahun pelaran 2017/2018 dilakukan setelah versi baru ini dirilis.

4. Tunggu Pengumuman Resmi Rilis Aplikasi Dapodikdasmen Versi 2017.d
Aplikasi Dapodikdasmen versi 2017.d  akan dirilis secara resmi di awal tahun pelajaran 2017/2018 dan akan diumumkan secara resmi pada laman: http://dapo.dikdasmen.kemdikbud.go.id . Rilisnya versi baru ini sekaligus menandai mulai beroperasinya server Dapodikdasmen secara normal dan proses sinkronisasi dengan menggunakan Aplikasi Dapodikdasmen Versi 2017.d dapat dilakukan.

5. Gunakan Formulir F-PD untuk mendukung PPDB.  Aplikasi Dapodikdasmen telah menyediakan Formulir F-PD untuk menjaring data awal Peserta Didik. Formulir F-PD merupakan instrumen pendataan untuk mengefektifkan proses penjaringan data awal dan proses input data pada Aplikasi Dapodik.

Semoga bermanfaat, Jabat Erat Intipendidikan.com 

Wednesday, 21 June 2017

Pendidikan Indonesia, Segera Aktifasi A1 PLPG 2017 Pada Laman Sergur Terbaru

Intipendidikan.com - Karena semakin dekatnya jadwal penyelenggaraan PLPG 2017 dan nama-nama peserta Pre Tes sudah keluarm. Maka para pesrta dapat mengambil form A1 Di Dinas pendidikan kabupaten masing-masing pesrta.


Dan bagi peserta yang sudah menerima untk segera melakukan aktivasi pada laman sertifikasi guru yang baru http://103.23.100.73/pkondisi/login atau langsung saja Klik DISINI atau bisa juga pada laman ini https://ksg.kemdikbud.go.id atau langsung klik DISINI

Silahkan bagi rekan-rekan semua para calon sertifikasi guru tahun 2017 untuk segera melengkapi hal - hal yang kiranya perlu untuk dilakukan,  semoga ditahun ini akan ada lebih banyak yang lulus ya  jangan seperti tahun kemarin yang cuma beberapa orang saja di setiap kabupaten.

Semoga bermanfaat Jabat Erat Intipendidikan.com

Bagi rekan-rekan  yang membutuhkan daftar nama peserta Pre Tes klik DISINI

Tuesday, 20 June 2017

Tenang, Pendidikan Indonesia Penerapan Lima Hari Sekolah Tahun 2017/2018 Dikecualikan Bagi Sekolah yang Belum Memadai

Intipendidikan.com -- Kebijakan lima hari sekolah dalam satu minggu dan delapan jam belajar dalam satu hari atau 40 jam belajar dalam seminggu, untuk tahun pelajaran 2017/2018 tidak diberlakukan bagi sekolah yang belum memadai sumber daya serta akses transportasi yang belum terjangkau.


Hal itu tertuang dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 23 Tahun 2017 tentang hari sekolah, pasal 9 ayat 1 bahwa "Dalam hal kesiapan sumber daya pada sekolah dan akses transportasi belum memadai, pelaksanaan ketentuan hari sekolah sebagaimana dimaksud dalam pasal 7 dapat dilakukan secara bertahap."

Selanjutnya, dalam pasal 8 disebutkan bahwa "Penetapan hari sekolah sebagaimana Pasal 2 mulai dilaksanakan pada tahun pelajaran 2017/2018."

Seperti yang dikatakan Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Hamid Muhammad saat jumpa pers di kantor Kemendikbud, Jakarta (14/6), sekolah yang belum terjangkau alat transportasi, belum tersedia sarana dan prasarana, tidak diwajibkan untuk menerapkan sekolah lima hari di tahun pelajaran 2017/2018.

"Ini demi keamanan siswa, tidak mungkin jika sekolah yang ditempuh dalam waktu tiga jam karena keterbatasan akses transportasi, lalu menerapkan delapan jam belajar dalam satu hari.  Bisa dibayangkan jam berapa siswa sampai di rumah," ujar Hamid.

Untuk pemenuhan sumber daya pada sekolah yang diselenggarakan pemerintah pusat atau pemerintah daerah, serta ketersediaan alat transportasi dalam penerapan hari sekolah, akan dijamin pemerintah pusat dan pemerintah daerah sesuai kewenangannya (pasal 9 ayat 2).

Oleh karena itu, Hamid menyampaikan bahwa Kemendikbud mengimbau Dinas Pendidikan Provinsi/Kota/Kabupaten untuk terus mengevaluasi dan mendorong kesiapan sekolah dalam melaksanakan kebijakan lima hari sekolah. 

Sunday, 18 June 2017

PIP SMP BELUM CAIR SEMUA TAHAP THN. 2015 DAN 2016 LENGKAP DENGAN NOMOR REKENING

Intipendidikan.com - Assalamualaikum warrahmatullahi wabarrakatuh,  selamat sore sahabat intipendidikan.com dimanapun berada.


Informasi terbaru yang kami sampaikan berkaitan dengan penyaluran dana PIP jenjang SMP yang belum dicairkan pada tahun 2015/2016.  PIP SMP BELUM CAIR

Silahkan diunduh filenya dan segera dilengkapi administrasinya agar segera bisa dicairkan untuk kepentingan anak didik kita. Silahkam download daftar penerimanya dibawah ini

PIP SMP BELUM CAIR 2016
Demikian imformasi yang dapat kami sampaikan semoga bermanfaat. Jabat Erat intipendidikan.com

Friday, 16 June 2017

Pendidikan Indonesia, Ingin Sertifikasi Tahun 2017 Bagi Guru Madrasah? Berikut Syarat dan Tata Cara Pelaksanaannya

Intipendidikan.com - Dikutip dari laman Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan Ditjen Pendidikan Islam Kementerian Agama mengeluarkan surat Nomor 261A/Dt.I.II/HM.01/2/6/2017 tentang Persiapan Pelaksanaan Sertifikasi Guru Madrasah 2017. Surat ini ditujukan kepada:


Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupatan/Kota
Kepala Madrasah Negeri dan Swasta
Sehubungan dengan pelaksanaan Program Sertifikasi Guru Tahun2017, Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan Madrasah, Direktorat Jenderal Pendidikan lslam Kementerian Agama membuka pendaftaran SertifikasiGuru melalui Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG). Berkenaan dengan hal tersebut, bersama ini kami sampaikan hal-hal sebagai berikut:

Seluruh guru madrasah wajib melakukan updating data status sertifikasinya secara mandiri melalui SIMPATIKA paling lambat tanggal 3 Juli 2017.
Sertifikasi guru tahun 2017 hanya diperuntukkan bagi guru madrasah yang belum pernah mengikuti sertifikasi guru yang difaksanakan oleh instansi manapun.
Pendaftaran calon peserta sertifikasi guru dilakukan secara mandiri oleh guru yang berminat mengikuti sertifikasi guru dan diakses secara online melalui aplikasi http://simpatika.kemenag.go.id.
Adapun persyaratan umum dari calon peserta Sertifikasi Guru Tahun 2017 adalah sebagai berikut:


  • Berstatus PNS atau Bukan PNS (GTY) pada madrasah negeri dan/atau swasta;
  • Belum pernah memiliki sertifikat pendidik;
  • Diangkat dalam jabatan fungsional guru sebelum tanggal 30 Desember 2005, kecuali guru pada Madrasah Aliyah lnsan Cendekia se-lndonesia;
  • Berkualifikasi akademik minimum S-1/D-lV dari perguruan tinggi yang terakreditasi dan memiliki program studiyang memiliki izin penyelenggaraan;
  • Pada tanggal 1 Januari 2017 belum memasuki usia pensiun;
  • Memiliki NUPTK dan/atau NPK serta terdaftar aktif sebagai guru di SIMPATIKA.
  • Ketentuan lebih lanjut akan Ciatur melalui Petunjuk Teknis Pelaksanaan Program Sertifikasi Guru bagi Guru Madrasah Tahun 2017.
Download Surat Edaran Resminya DISINI

Semoga bermanfaat, Jabat Erat Intipendidikan.com 

Thursday, 15 June 2017

Pendidikan Indonesia, Dirjen Pendis: Kebijakan Sekolah Lima Hari Jangan Sampai Mendegradasi Madrasah Diniyah

Intipendidikan.com -- Rencana implementasi sekolah lima hari yang digagas Kemendikbud tidak boleh mendegradasi Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT). Sebab, MDT merupakan satuan pendidikan non formal yang sudah berkembang di masyarakat.


"MDT sebagai local wisdom harus dipastikan tidak tergradasi oleh pelaksanaan lima hari sekolah," tegas Dirjen Pendis Kamaruddin Amin saat memberi pengantar pada Focus Group Discussion (FGD) tentang Kebijakan Lima Hari Sekolah: Peluang dan Tantangan, di Jakarta, Selasa (13/06).

FGD ini digelar Subdit. Kurikulum dan Evaluasi Direktorat Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah. Kegiatan ini diikuti para Kepala Seksi dan Kasubdit pada Ditjen Pendidikan Islam. Ada juga perwakilan dari Direktorat Guru dan Tenaga Kependidian (GTK), Direktorat Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren, serta Direktorat Pendidikan Agama Islam pada Sekolah.

Kamarudin Amin mengatakan, mata pelajaran Pendidikan Agama Islam yang hanya 2 sampai dengan 3 jam pelajaran di sekolah-sekolah umum memang sangat terbatas. Karenanya, kalau tidak ditambah, waktu yang tersedia tidak cukup untuk membekali peserta didik tentang pemahaman keagamaan.

"Diniyah sebenarnya menjadi kebutuhan masyarakat. Karena itu pula, harus dipastikan keberadaan Madrasah Diniyah Takmiliyah tidak boleh justru tergradasi oleh pelaksanaan 5 hari sekolah," tutur Kamaruddin.

Kamaruddin menambahkan, bentuk pendidikan sejenis MDT juga ditemukan di Negara-negara Barat, sekalipun tidak sama persis. Hal ini menunjukkan, negara-negara Barat pun merasakan hal sama, yaitu perlunya tambahan belajar agama, khususnya bagi para imigran. "Karena itu, MDT perlu mendapatkan dukungan sebagai salah satu upaya pendidikan karakter bangsa," tambahnya.

Pada saat yang sama, madrasah juga harus berani melakukan inovasi kurukulum dalam rangka penguatan karakter. Hal ini penting, kata Kamaruddin, untuk memperkuat beberapa aspek, seperti: pendidikan multikultural, moderasi dan pendidikan antikorupsi untuk membentuk jiwa berintegritas peserta didik.

"Untuk melakukan ini perlu berkolaborasi dengan lembaga lembaga terkait misalnya KPK dan sebagainaya. Bisa juga dalam bentuk penyediaan modul, suplemen dan sebagainya," terangnya.

Sementara itu, Kasudit Kurikulum dan Evaluasi Direktorar KSKK Madrasah Basnang Sa'id sebagai penyelenggara FGD menyampaikan bahwa rencana lima hari sekolah sudah menjadi isu hot di masyarat, sehingga perlu mendapatkan respon yang porposional. Karena itu, FGD ini menjadi penting, tandasnya.

Jabat Erat Intipendidikan.com 

Wednesday, 14 June 2017

Pendidikan Indonesia, Daftar Calon Mahasiswa yang dinyatakan Lulus SBMPTN 2017 Universitas Mataram

Intipendidikan.com - Hari ini tentu menjadi hari yang paling di tunggu bagi siswa siwi kita yang akan melanjutkan ke perguruan tinggi negeri, dan tentunya sudah mendaftar SBMPTN 2017.


Tepat tanggal 13 juni 2017 atau hari ini UNRAM (Universitas Mataram)  sebagai penyelenggara sudah mengumumkan calon mahasiswanya yang dinyatakan lulus seleksi SBMPTN 2017.

Ada sekitar 1700 lebih mahasiswa yang diterima tahun ini dari semua prodi yang dibuka.  Untuk lebih jelasnya hasil pengumuman bisa dilihat langsung pada tautan dibawah ini.

Hasil Seleksi SBMPTN UNRAM 207

Karena jumlah calon mahasiswanya banyak,  maka akan sulit menemukan nama calon mahasiswa yang anda cari.

Sedikit tips,  jika anda membukanya melauli perangkat seluler android,  saya saran kan menggunakan Google Crome,  caranya;

~klik tombol titik tiga dipojok atas crome
~akan muncul beberapa pilihan,  selanjutnya pilih      cari dinhalaman
~dan tulis nama peserta yang anda cari.
~Dan Crome akan otomatis mencari untuk anda.

Semoha bermanfaat ya,  Jabat Erat Intipendidikan.com.

Tuesday, 13 June 2017

Pendidikan Indonesia, Permendikbud No. 23 Tahun 2017 Tentang 5 Hari Sekolah

Intipendidikan.com - Kembali lagi pemerintah pusat dalam hal ini diwakili Kementerian pendidikan baru-baru ini mengeluarkan  Permendikbud No. 23 tahun 2017 tentang hari sekolah yang isinyankurang lebih sebagai berikut:


Pasal 2 :
1. Hari Sekolah dilaksanakan 8 (delapan) jam dalam 1 (satu) hari atau 40 (empat puluh) jam selama 5 (lima) hari dalam 1 (satu) minggu
.
2. Ketentuan 8 (delapan) jam dalam 1 (satu) hari atau 40 (empat puluh) jam selama 5 (lima) hari dalam 1 (satu) minggu sebagaimana dimaksud pada ayat (1), termasuk waktu istirahat selama 0,5 (nol koma lima) jam dalam 1 (satu) hari atau 2,5 (dua koma lima) jam selama 5 (lima) hari dalam 1 (satu) minggu.
.
3. Dalam hal diperlukan penambahan waktu istirahat sebagaimana dimaksud pada ayat (2), Sekolah dapat menambah waktu istirahat melebihi dari 0,5 (nol koma lima) jam dalam 1 (satu) hari atau 2,5 (dua koma lima) jam selama 5 (lima) hari dalam 1 (satu) minggu.
.
4. Penambahan waktu istirahat sebagaimana dimaksud pada ayat (3) tidak termasuk dalam perhitungan jam sebagaimana dimaksud pada ayat (1).

Untuk file lengkapnya bisa di download dibawah ini

Download PP NO 23 TAHUN 2017

Semoga bermanfaat ya, jangan lupa untuk update berita seputar Pendidikan hanya di Intipendidikan.com 

Jabat 

PENDIDIKAN INDONESIA, INI DIA POINT PENTING PP 19 TAHUN 2017 TENTANG PERUBAHAN PP 74 TAHUN 2008 TENTANG GURU.

Intipendidikan.com - Pemerintah secara resmi merilis Peraturan Pemerintah Atau PP 19 Tahun 2017 Tentang PP 74 Tahun 2008 Tentang Guru. Dengan diberlakunya PP 19 Tahun 2017 Tentang PP 74 Tahun 2008 Tentang Guru terdapat beberapa perubahan yang fundamental terkait atuaran guru,  kepala sekolah dan pengawas sekolah. Beberapa perubahan sesuai PP 19 Tahun 2017 Tentang PP 74 Tahun 2008 Tentang Guru antara lain:



1. Terkait  Beban Kerja Guru PNS minimal 24 jam maksimal 40 Jam
2. Terkait Tugas pokok dan Fungsi Kepala Sekolah tidak Perlu mengajar
3. Dalam hal Guru diangkat sebagai pengawas satuan pendidikan, akan diberikan tunjangan profesi pengawas satuan pendidikan dan tidak diberikan Tunjangan Profesi.

Pemindahan Guru yang diangkat olehPemerintah Pusat atau Pemerintah Daerah
sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukansetelah Guru yang bersangkutan bertugas pada satuan pendidikan paling singkat selama 4 (empat) tahun, kecuali Guru yang bertugas di Daerah Khusus.

Pasal 66
(l) Bagi Guru Dalam Jabatan yang diangkatsampai dengan akhir tahun 2015 dan sudahmemiliki kualilikasi akademik S-l/D-IV tetapibelum memperoleh Sertilikat Pendidik dapatmemperoleh Sertifrkat Pendidik melaluipendidikan profesi Guru.

(2) Pendidikan profesi Guru sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dibiayai oleh
Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah,dan/atau satuan pendidikan yang diselenggarakan oleh Masyarakat.

(3) Ketentuan mengenai tata cara memperoleh Sertifikat Pendidik sebagaimana dimaksud padaayat (1) dan ayat (2) diatur dengan Peraturan Menteri.

Tantangan yang dihadapi ke depan adalah dalam pelaksanaan tata kelola pendidik dan tenaga kependidikan antara lain meliputi :

1. Ketersediaan Guru dan tenaga kependidikan yang merata, dengan cara:

 meningkatkan perencanaan kebutuhan, penyediaan, pengangkatan, distribusi, dan pemerataan pendidik dan tenagakependidikan; meningkatkan kapasitas daerah dalam mengelola perekrutan, penempatan, dan peningkatan mutu Guru secara efektif dan elisien; mengawasi proses pengangkatan Guru didaerah berdasarkan kriteria mutu dan kebutuhan wilayah; serta meningkatkan koordinasi penyelenggaraan pendidikan oleh LPIK dengan rencana penyediaan Guru di daerah.

2. Pembinaan Guru dan tenaga kependidikan, dengan cara:

Meningkatkan kualifikasi Guru dan tenaga kependidikan; memperkuat sistem uji kompetensi Guru, dan mengitegrasikan dengan sistem Sertifikasi; menerapkan sistem penilaian kinerja Guru yang sahih, andal, transparan, dan berkesinambungan; meningkatkan kompetensi Guru secara berkelanjutan melalui pendidikan dan pelatihan; menyelaraskan kurikulum pendidikandan pelatihan Guru dan tenaga kependidikan dengan kebutuhan peserta didik, dunia kerja, dan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI); memperkuat fungsi penjaminan mutu pendidikan di tingkat pusat dan daerah; memperkuat kerjasama antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, Guru, kepala satuan pendidikan, pengawas dan Masyarakat dalam mengawal penerapan kurikulum;

pemberdayaan Kelompok Kerja Guru (KKG)dan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP), Kelompok Kerja Kepala Sekolah (KKKS), Kelompok Kerja Pengawas Sekolah (KKPS), Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS), Musyawarah Kerja Pengawas Sekolah (MKPS); memperbaiki sistem penyaluran Tunjangan Profesi; dan memperbaiki sistem karir, penghargaan, dan perlindungan Guru dan tenaga kependidikan.

Semoga bermanfaat, Jabat Erat Intipendidikan.com